Foto: Petani tembakau di Lumajang Bernapas Lega Harga Tembakau Relatif Baik.
Lumajang, Globalnext.id – Petani tembakau di Kabupaten Lumajang bernapas lega memasuki musim panen 2026. Harga jual relatif baik dan serapan pasar meluas, memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan bagi hasil kerja keras mereka.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, Mamiworo, menyampaikan harga tembakau rajangan jenis Kasturi tahun ini berkisar Rp33.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, tembakau jenis Burley stabil di angka Rp57.000 per kilogram, setara dengan tahun sebelumnya.
“Harga tahun ini tergolong baik. Rajangan Kasturi tertinggi mencapai Rp60 ribu per kg, terendah Rp33 ribu. Burley tetap di Rp57 ribu,” ungkap Mamiworo, Jumat (18/9/2026).
Tidak hanya harga yang menguntungkan, akses pemasaran pun terbuka lebar. PT AOI menjadi salah satu penyerap utama hasil panen, dengan daya serap yang disebut maksimal. Hasil produksi petani juga tersalurkan melalui jaringan pedagang, sehingga tidak ada hasil yang tertahan di lahan.
DKPP Lumajang terus memperkuat pendampingan petani mulai dari budidaya, penyediaan sarana produksi, pemanfaatan alsintan, hingga fasilitasi kemitraan dengan pelaku usaha. Langkah ini ditempuh agar kualitas tembakau terjaga dan petani mendapatkan harga layak.
Komoditas tembakau menjadi penopang ekonomi masyarakat di sejumlah sentra perkebunan Lumajang. Keselarasan antara harga yang wajar dan pasar yang terbuka menjadikan musim panen kali ini momen yang penuh harapan bagi kesejahteraan petani dan keluarganya. (*)
Pewarta: Pendi






Comment