SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peternakan
Home » Berita » Posyandu Ternak di Desa Kerpangan, Diperta Kabupaten Probolinggo Layani 250 Ekor Ternak Secara Gratis

Posyandu Ternak di Desa Kerpangan, Diperta Kabupaten Probolinggo Layani 250 Ekor Ternak Secara Gratis

Foto: Tim Diperta Kabupaten Probolinggo memberikan pelayanan kesehatan hewan dalam kegiatan posyandu ternak, Rabu (26/8/2026).

Probolinggo, Globalnext.id – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melalui kegiatan Posyandu Ternak memberikan pelayanan kesehatan hewan kepada peternak di Desa Kerpangan Kecamatan Leces, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut melayani sebanyak 250 ekor ternak dengan berbagai layanan kesehatan dan reproduksi ternak secara gratis.

Pelayanan yang diberikan diantaranya vaksin sebanyak 237 ekor terdiri dari sapi sebanyak 173 ekor, kambing sebanyak 9 ekor dan domba sebanyak 55 ekor. Selain itu ada pula pelayanan Kesehatan hewan sebanyak 13 ekor, Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) sebanyak 4 ekor dan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 2 ekor.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan Posyandu Ternak menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat, khususnya peternak.

Foto: Petugas Diperta Kabupaten Probolinggo memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu ternak di Desa Kerpangan Kecamatan Leces.

Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, 69 Ribu Pil dan 36,52 Gram Sabu

“Di Posyandu Ternak ini kegiatannya banyak. Selain pelayanan kesehatan seperti pengobatan, pemberian vitamin, antibiotik dan obat cacing, juga dilakukan penyemprotan luka untuk mencegah terjadinya penyakit,” ujarnya.

Niko menjelaskan, penanganan luka pada ternak menjadi salah satu perhatian penting karena luka yang tidak dirawat dapat mengundang lalat dan berpotensi menyebabkan miasis atau infestasi belatung pada jaringan luka.

“Kalau ada luka pada sapi, peternak harus segera memberikan obat luar, misalnya Betadine secara rutin. Selain itu juga perlu berkoordinasi dengan petugas supaya mendapatkan penanganan yang tepat,” jelasnya.

Selain pelayanan kesehatan, Posyandu Ternak juga memberikan pemeriksaan kebuntingan dan inseminasi buatan. “Di Desa Kerpangan, tercatat dua ekor sapi mendapatkan pelayanan inseminasi buatan secara gratis,” lanjutnya.

Menurut Niko, keberadaan Posyandu Ternak sangat membantu peternak karena mereka dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan tanpa biaya. Pelayanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ternak sekaligus berdampak pada kesejahteraan peternak.

Duka Mendalam Mengiringi Wafatnya Ulama Kharismatik Kota Probolinggo KH Abdul Aziz RM

“Tujuan Posyandu Ternak adalah meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan hewan. Harapannya, dengan ternak yang sehat maka peternak juga semakin sejahtera,” terangnya.

Niko menambahkan, pelayanan kesehatan hewan secara rutin juga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai, terutama untuk pemenuhan obat-obatan, vitamin dan obat cacing. Pemberian obat cacing perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi kesehatan ternak.

“Harapannya pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pelayanan kesehatan hewan, terutama dari sisi pemenuhan obat-obatan, vitamin dan obat cacing. Itu sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Joko

Dukung Asta Cita, Polsek Tempursari Pantau Langsung Lahan Jagung Warga

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement