SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan
Home » Berita » Kolaborasi BPBD Lumajang Dan Propensi Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

Kolaborasi BPBD Lumajang Dan Propensi Perkuat 50 Desa Tangguh Bencana

Foto: BPBD Lumajang Dan Propensi Dalam Pembentukan Desa Tangguh Bencana

Lumajang, Globalnext.id – Keselamatan saat bencana tidak hanya bergantung pada cepatnya bantuan datang, tetapi juga pada kesiapan masyarakat mengambil tindakan sejak menit-menit pertama. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai garda terdepan mitigasi berbasis masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 50 desa telah memiliki Destana untuk membantu warga mengenali risiko, memahami jalur evakuasi, dan mengambil langkah penyelamatan secara mandiri ketika bencana terjadi.

Penguatan tersebut menjadi semakin penting karena karakter geografis Kabupaten Lumajang menempatkannya sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat 12 jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di Lumajang, meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, kebakaran hutan dan lahan, wabah penyakit serta epidemi penyakit hewan dan tumbuhan.

Data BPBD Kabupaten Lumajang menunjukkan, dari 50 Destana yang telah terbentuk, sebanyak 31 desa berstatus Pratama, 18 desa Madya, dan satu desa telah mencapai kategori Utama. Sementara itu, Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, saat ini sedang menjalani proses pembentukan Destana sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah yang memiliki potensi banjir akibat luapan sungai serta berada di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur, Deni Kiki Melia Tamara, mengatakan pembentukan Destana bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali ancaman, mengurangi risiko, dan mengambil keputusan yang tepat sebelum bencana terjadi.

Kolaborasi Babinsa Tunjung Bersama BPBD Lumajang, Salurkan Air Bersih di Empat Titik Desa Tunjung Kecamatan Gucialit

“Tujuan dibentuknya Destana adalah meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat agar mampu melakukan mitigasi serta mengambil langkah yang tepat sebelum bencana terjadi,” ujarnya saat kegiatan pendampingan di Desa Darungan, Rabu (8/7/2026).

Menurut Deni, masyarakat yang tergabung dalam Destana tidak hanya memperoleh edukasi kebencanaan. Mereka juga dilatih menyusun peta risiko desa, menetapkan jalur evakuasi, menentukan titik kumpul, hingga mendata kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta penyandang disabilitas agar proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan tepat sasaran saat keadaan darurat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Sultan Syafaat, menjelaskan bahwa karakter geografis Kabupaten Lumajang menjadi alasan utama penguatan kapasitas masyarakat tidak dapat ditunda. Setiap desa memiliki karakter ancaman yang berbeda sehingga membutuhkan kesiapsiagaan yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Kesiapsiagaan harus dibangun sejak sebelum bencana terjadi melalui mitigasi dan pengurangan risiko. Saat bencana, masyarakat harus mengetahui cara menyelamatkan diri dan membantu sesama. Setelah itu, masih ada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat kembali pulih,” jelas Sultan.

Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi, berharap pembentukan Destana mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana sekaligus memperkuat kemampuan warga dalam melindungi diri, keluarga, dan lingkungan. (*)

Sabet Penghargaan Pemkot Probolinggo pada Harkopnas Ke-79, KPRI Subur Jaya Buktikan Pengelolaan Transparan dan Disiplin

Pewarta: PA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jasa Pembuatan Legalitas Badan Usaha & Sertifikasi Profesi

Mobile / Web / Desktop Development & IoT Devices Deployment

Selamat Tahun Baru Hijriah 1448 H 2026

Berita Populer

01

MI Muhammdiyah 1 Kota Probolinggo: Semangat Kebersamaan Warnai Penutupan FORTASI di Yon Zipur 10 Kota Probolinggol

02

FORTASI 2026 Day 2 MI Muhammadiyah Kota Probolinggo: Menumbuhkan Semangat Belajar dan Karakter Islami

03

Diduga Surat Relaas Panggilan dari PA Kota Probolinggo Disabotase, Termohon Klarifikasi Melalui Surat ke Pengadilan Agama

04

FORTASI 2026 MIMsapro Resmi Dibuka: Awali Langkah Peserta Didik Gembira Berkarya.

05

MPLS SDN Jati I Seru: Hadirkan Badut, Jaran Bodag, Lepas Balon dan Burung Merpati

Berita Terbaru






× Advertisement
× Advertisement