SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan
Home » Berita » Respon Pemkab Hadapi Kemarau, Empat Armada Air Bersih Layani Hingga 24 Pengiriman Sehari

Respon Pemkab Hadapi Kemarau, Empat Armada Air Bersih Layani Hingga 24 Pengiriman Sehari

Foto: Petugas BPBD Lumajang Saat Droping Air Bersih

Lumajang, Globalnext.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengoptimalkan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak musim kemarau. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak empat armada mobil tangki dikerahkan setiap hari dengan kemampuan melayani hingga 24 kali pengiriman untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di sejumlah wilayah.

Layanan tersebut saat ini difokuskan pada enam kecamatan yang mulai terdampak kekeringan, yakni Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan setiap armada mampu melakukan hingga enam kali distribusi air bersih dalam sehari sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sejak kegiatan pendistribusian dimulai, kami terus mengoptimalkan empat armada tangki. Masing-masing armada mampu melakukan hingga enam kali pengiriman setiap hari agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, 69 Ribu Pil dan 36,52 Gram Sabu

Menurut Yudhi, meningkatnya kebutuhan air bersih mendorong BPBD memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Selain mengandalkan armada milik BPBD, distribusi juga diperkuat melalui sinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kementerian Pekerjaan Umum serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sementara itu, Kepala SNVT PJSA BBWS Brantas, Hariyo Priambodo, menjelaskan pihaknya terus memantau kondisi sumber daya air melalui pos duga air, bendungan, waduk, jaringan irigasi, hingga aliran sungai sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan apabila dampak kemarau semakin meluas.

“Kami terus memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menyiapkan langkah penanganan secara cepat agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau. Di sisi lain, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar distribusi air bersih dapat berlangsung cepat, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Melalui penguatan kapasitas layanan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air bersih selama musim kemarau, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan yang masih dapat berkembang. (*)

Duka Mendalam Mengiringi Wafatnya Ulama Kharismatik Kota Probolinggo KH Abdul Aziz RM

Pewarta: PA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement