Probolinggo , Globalnext.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) terus mendorong peningkatan produksi padi guna mendukung program swasembada pangan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Tanam Padi di lahan milik Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sedap Malam Tiga Desa Mentor Kecamatan Sumberasih Amar Ma’ruf dengan luas tanam sekitar 2 hektare.
Kegiatan ini dihadiri oleh PJ LTT Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia Suwarman, Sekretaris Diperta Kabupaten Probolinggo Mahmud, Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Faiq El Himmah, Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Falentina Ekawati Dyah Puspitasari, Katimker, JF Pengawas Benih Tanaman Muda serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Sumberasih, Tongas dan Wonomerto.
Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Faiq El Himmah menyampaikan gerakan tanam ini menjadi bagian dari upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang terus didorong pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional, khususnya komoditas padi sebagai bahan pangan utama masyarakat.
“Gerakan tanam ini merupakan bagian dari upaya percepatan luas tambah tanam yang terus kita dorong bersama agar produksi padi tetap terjaga dan mampu mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Faiq menjelaskan, kegiatan tanam padi pada hari tersebut tidak hanya dilakukan di Desa Mentor, tetapi juga diikuti oleh petani di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo. “Secara keseluruhan, luas tanam padi yang berhasil dicapai pada hari ini mencapai sekitar 223 hektare,” jelasnya.

Foto : Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo melakukan gerakan tanam padi dalam rangka mendorong LTT dan swasembada pangan, Kamis (5/3/2026)
Sementara PJ LTT Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Suwarman mengapresiasi semangat para petani dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo yang terus berupaya meningkatkan luas tanam.
Menurutnya, percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi padi sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
“Percepatan tanam sangat penting untuk menjaga kesinambungan produksi padi sekaligus memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman,” ungkapnya.
Sedangkan Sekretaris Diperta Kabupaten Probolinggo Mahmud menambahkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh dan para petani menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi pertanian.
“Gerakan tanam ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada sehingga produktivitas padi dapat meningkat,” katanya.
Melalui semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, Kabupaten Probolinggo diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran kelompok tani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Joko




Comment