SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan
Home » Berita » Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

Foto: Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto bersama jajaran menerima tim dari Diskopindag Kota Malang.

Probolinggo, Globalnext.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang distribusi komoditas bawang merah dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (4/6/2026) di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo.

PKS tersebut ditandatangani oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto dan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi. Kerja sama ini terfokus pada penguatan distribusi bawang merah sebagai strategi komoditas sekaligus pengembangan pemasaran produk UMKM unggulan dari kedua daerah.

Turut mendampingi penandatanganan PKS tersebut Sekretaris DKUPP Kabupaten Probolinggo Saiful Farid Cahyono Bhakti bersama para kepala bidang serta Sekretaris Diskopindag Kota Malang Retno Indriyah bersama jajaran kepala bidang, Kepala UPT Pasar dan Kepala UPT Metrologi Legal.

Kerja sama antar daerah ini diinisiasi sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, mendukung pengendalian inflasi daerah melalui program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.

Bea Cukai Surabaya dan Polri berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Cair

Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Jawa Timur berkolaborasi dengan Kota Malang yang memiliki pangsa pasar besar dan potensi produk UMKM yang beragam.

Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan kolaborasi antar daerah menjadi strategi penting untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat konektivitas perdagangan antar wilayah. Kota Malang membutuhkan pasokan bawang merah yang stabil, sementara Kabupaten Probolinggo memiliki kapasitas produksi yang besar. Sinergi ini tentu akan memberikan keuntungan bagi kedua daerah,” ujarnya.

Menurut Eko, pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan melalui operasi pasar semata, namun memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara daerah produsen dan daerah konsumen agar ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga sepanjang tahun.

“Ketika daerah saling mendukung, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Harga kebutuhan pokok lebih terkendali, sementara peluang usaha bagi petani dan pelaku UMKM semakin terbuka,” tegasnya.

Bangun Karakter dan Semangat Nasionalisme, Babinsa Sruni Latih PBB Siswa SDN Sruni 01 Sambut HUT RI ke-81

Sementara Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menyambut baik terlaksananya kerja sama tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah dalam sektor perdagangan dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Kami menyambut baik terlaksananya Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Kota Malang terkait distribusi komoditas bawang merah dan produk UMKM. Kerja sama ini merupakan langkah strategi dalam memperkuat sinergi antar daerah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta memperluas akses pemasaran produk UMKM lokal,” ujarnya.

Menurut Sugeng, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi bawang merah di Jawa Timur yang dapat mendukung kebutuhan pasar di Kota Malang. Melalui kerja sama ini diharapkan tercipta sistem distribusi yang lebih efektif, efisien dan saling menguntungkan.

“Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu sentra produksi bawang merah memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pasar di Kota Malang. Melalui PKS ini diharapkan tercipta distribusi yang lebih efektif, efisien dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi daerah dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha,” jelasnya.

Sugeng berharap implementasi kerja sama tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh pihak terkait sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, petani bawang merah maupun pelaku UMKM di kedua daerah.

Hadirkan 677 Lowongan Kerja Lewat Job Fair Inklusi, Wali Kota Aminuddin: Kondusivitas Daerah Kunci Kelanjutan Investasi dan Kesejahteraan Warga

“Kami berharap implementasi kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh pihak terkait sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan pelaku UMKM. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” tutupnya. (*)

Pewarta: Joko

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jasa Pembuatan Legalitas Badan Usaha & Sertifikasi Profesi

Mobile / Web / Desktop Development & IoT Devices Deployment

Selamat Tahun Baru Hijriah 1448 H 2026

Berita Populer

01

MI Muhammdiyah 1 Kota Probolinggo: Semangat Kebersamaan Warnai Penutupan FORTASI di Yon Zipur 10 Kota Probolinggol

02

FORTASI 2026 Day 2 MI Muhammadiyah Kota Probolinggo: Menumbuhkan Semangat Belajar dan Karakter Islami

03

Diduga Surat Relaas Panggilan dari PA Kota Probolinggo Disabotase, Termohon Klarifikasi Melalui Surat ke Pengadilan Agama

04

FORTASI 2026 MIMsapro Resmi Dibuka: Awali Langkah Peserta Didik Gembira Berkarya.

05

Transformasi Pendidikan Indonesia: Aryo Nugroho Kupas Tuntas Metodologi SPARK Menuju 1 Juta Guru Digital

Berita Terbaru






× Advertisement
× Advertisement