Foto: Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, dan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.
Pasuruan, Globalnext.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menegaskan komitmennya dalam tata kelola keuangan yang baik dengan berhasil mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 ini merupakan yang ke-13 kalinya diraih secara beruntun.
Penyerahan hasil pemeriksaan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, dalam sebuah acara resmi pada Jumat (28/5/2026).
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengaku bersyukur atas capaian gemilang yang kembali disabet pemerintah daerahnya. Menurutnya, predikat WTP ini adalah buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari pimpinan hingga staf di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Syukur alhamdulillah, 13 kali berturut-turut kita pertahankan opini WTP. Ini bukan kerja satu pihak saja, melainkan hasil gotong royong semua elemen yang telah mengelola keuangan daerah secara jujur, tertib, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Rusdi usai acara.
Lebih jauh, Rusdi menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar prestasi administratif semata, melainkan bukti nyata komitmen Pemkab Pasuruan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ia berharap raihan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik.
“Opini WTP adalah kepercayaan yang harus kita jaga. Ke depannya, kita pastikan pengelolaan APBD tidak hanya rapi di atas kertas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat—baik melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, maupun penguatan ekonomi daerah. Segala anggaran harus bermuara pada manfaat bagi warga Pasuruan,” tegasnya. (*/Red)




Comment