Foto: Pimpinan Daerah Muhammdiyah Kota Probolinggo bersama murid baru MTs M1 saat penutupan FORTASI di Yon Zipur 10 Kota Probolinggo, Kamis (16/7/2026).
Probolinggo Kota, Globalnext.id – Rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) MTs Muhammadiyah 1 Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup pada hari keempat, Kamis (16/7/2026) di Markas Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) Probolinggo,
Penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Muhammadiyah, kepala sekolah/madrasah, dewan guru, serta seluruh peserta FORTASI.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus penutupan resmi FORTASI oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Probolinggo, Bapak Drs Muhammad Dawam Ichsan M.Si.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pendidik, serta peserta didik yang telah mengikuti seluruh rangkaian FORTASI dengan penuh semangat dan kedisiplinan.
Ia menegaskan bahwa FORTASI merupakan langkah awal dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Islam, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Drs Muhammad Dawam Ichsan M.Si juga berpesan agar seluruh peserta menjadikan pengalaman selama FORTASI sebagai bekal untuk menjalani proses pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Menurutnya, peserta didik merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah melalui karya, prestasi, dan akhlak yang baik. Dengan mengucapkan hamdalah, beliau secara resmi menutup pelaksanaan FORTASI Tahun Pelajaran 2026/2027.
Setelah prosesi penutupan, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari para peserta yang telah dipersiapkan selama kegiatan berlangsung. Beragam pertunjukan ditampilkan dengan penuh percaya diri, mulai dari seni, gerak dan lagu, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang berhasil menghibur seluruh tamu undangan.
Setiap penampilan mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas serta bakat yang dimiliki para peserta didik.
Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta secara bergantian menampilkan yel-yel kebanggaan masing-masing. Dengan penuh semangat dan kekompakan, mereka meneriakkan yel-yel yang menjadi identitas lembaganya.
Sorak semangat yang menggema di kawasan Yon Zipur Probolinggo menjadi bukti bahwa FORTASI tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan pendidikan, tetapi juga sarana membangun rasa percaya diri, kebersamaan, serta jiwa persaudaraan di antara peserta didik.
Kegiatan penutupan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Wajah-wajah ceria para peserta mencerminkan kebahagiaan setelah mengikuti seluruh rangkaian FORTASI selama empat hari.
Berbagai materi, pengalaman, dan pembiasaan positif yang diperoleh diharapkan mampu menjadi bekal untuk memulai tahun pelajaran baru dengan semangat yang lebih baik.
Sebagai penutup, seluruh peserta, guru, dan tamu undangan mengikuti doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan FORTASI Tahun Pelajaran 2026/2027.
Melalui doa tersebut, seluruh keluarga besar Muhammadiyah berharap agar para peserta didik diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, senantiasa diberi kesehatan, serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, serta Persyarikatan Muhammadiyah.
Dengan berakhirnya FORTASI Tahun Pelajaran 2026/2027, diharapkan seluruh peserta didik baru siap memulai perjalanan pendidikan dengan semangat baru, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Berkemajuan, serta terus mengukir prestasi yang membanggakan di lingkungan Muhammadiyah.(*)
Pewarta: Joko






Comment