Foto: Suasana seminar kesehatan mahasiswa Polinema psdku Lumajang
Lumajang, Globalnext.id – Di tengah kesibukan akademik yang padat, Polinema PSDKU Lumajang menaruh perhatian serius pada kesehatan mahasiswanya. Kampus vokasi tersebut menggelar seminar kesehatan yang fokus membahas keseimbangan fisik dan mental untuk mencetak mahasiswa berprestasi.
Seminar bertajuk “Kesehatan Fisik dan Mental untuk Menciptakan Mahasiswa Berprestasi Unggul” ini diikuti sekitar 80 mahasiswa lintas angkatan, mulai angkatan II hingga angkatan IV dari berbagai program studi. Kegiatan dipusatkan di salah satu ruang pertemuan representatif di Lumajang, mengingat kampus JLT masih dalam tahap pembangunan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Irsadi Firdaus menjelaskan, ide seminar ini berangkat dari realitas di lapangan. Banyak mahasiswa yang dituntut aktif secara akademik sekaligus organisasi, namun kerap mengabaikan kondisi tubuh dan mentalnya.
“Mahasiswa itu aktivitasnya luar biasa, tugas kuliah, praktikum, organisasi. Kalau fisik dan mentalnya tidak dijaga, prestasi juga akan terganggu. Makanya kami hadirkan ahlinya langsung,” kata Irsadi kepada Globalnext.id.
Untuk mengupas tuntas persoalan tersebut, Polinema menghadirkan dua narasumber profesional di bidangnya. Sesi pertama diisi oleh dr. Wirda Ayu Nadira yang mengupas pentingnya pola hidup sehat, manajemen waktu istirahat, dan deteksi dini gangguan fisik pada usia produktif.
Sesi kedua yang paling dinanti, diisi oleh psikolog Widya Puspitasari, S.Psi.,M.Psi. yang memberikan edukasi tentang manajemen stres, cara mengelola tekanan akademik, hingga pentingnya membangun support system dan relasi sosial yang sehat di lingkungan kampus.
“Kesehatan mental itu bukan hal sepele. Mahasiswa harus tahu kapan harus istirahat, kapan harus cerita, dan bagaimana mengelola emosi agar tidak burn out,” ujar Widya dalam paparannya.
Lebih lanjut, Irsadi menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi antara Polinema PSDKU Lumajang dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Selama ini, Pemkab Lumajang telah memberikan dukungan penuh berupa penyediaan lahan dan gedung untuk operasional kampus, sementara pengelolaan akademik sepenuhnya di bawah Polinema.
Ia berharap ke depan, pembangunan kampus di kawasan JLT bisa segera rampung agar kegiatan-kegiatan besar seperti seminar, kuliah umum, hingga prosesi wisuda bisa digelar di kampus sendiri.
“Targetnya kami ingin mahasiswa PSDKU Lumajang tidak hanya unggul secara kompetensi, tapi juga sehat secara fisik dan mental. Karena dari tubuh dan pikiran yang sehat, prestasi unggul itu akan lahir,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga pukul 12.00 WIB ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi. (*)
Pewarta: Joe






Comment