Foto: Ka SMPN 9 Probolinggo bersama tamatan berprestasi didampingi wali murid, saat Acara Purnawiyata di Ballroom Paseban Sena, Selasa (9/6/2026).
Probolinggo, Globalnext.id – Ballroom Paseban Sena, Selasa (9/6/2026), mendadak penuh aura haru, bangga, sekaligus bahagia.
Pasalnya, sebanyak 272 siswa kelas IX SMP Negeri 9 Kota Probolinggo resmi dilepas dalam acara Purnawiyata Tahun Pelajaran 2025/2026.
Bukan cuma jadi momen kelulusan, acara ini juga menjadi momen perpisahan dengan sosok yang selama tiga tahun terakhir dikenal sebagai motor penggerak berbagai inovasi sekolah, yakni Qamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., yang kini naik level mengemban amanah baru sebagai Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo.
Sejak pagi suasana sudah pecah. Alunan hadrah dan musik tradisional Hyuangga menyambut kedatangan para siswa yang tampil rapi dan penuh percaya diri.
Berbagai penampilan dari adik kelas juga sukses bikin acara makin hidup, mulai tilawah, tari tradisional hingga paduan suara yang menuai tepuk tangan meriah.
Dalam sambutannya, Qamaruddin mengajak para lulusan untuk berani bermimpi besar dan terus melangkah mengejar cita-cita.
“Anak-anakku, siap jadi pemimpin?” serunya dari atas panggung.
“Siappp…” jawab ratusan siswa kompak.
Menurutnya, kelulusan bukanlah garis finis, melainkan garis start untuk memasuki tantangan yang lebih besar.
“Jangan cepat puas. Terus upgrade kemampuan, terus belajar, terus berkarya. Kejar mimpi setinggi mungkin. Jangan buang waktu untuk hal-hal yang nggak ada manfaatnya,” pesannya.
Ia bahkan menargetkan seluruh lulusan SMPN 9 bisa menempuh pendidikan hingga sarjana.
“Minimal lulus S1 semuanya. Mulai sekarang siapkan langkah kalian dengan matang dan visioner,” tambahnya.
Ketua Komite SMPN 9 Kota Probolinggo, Drs. Sukirlan, M.M., juga membekali para lulusan dengan tiga jurus sukses. Yakni taat kepada Allah SWT, hormat kepada orang tua, dan menghargai guru.
“Kalau tiga hal ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, Insya Allah sukses dunia dan akhirat,” ujarnya.
Acara semakin seru saat pengumuman siswa berprestasi. Para peraih nilai terbaik TKA hingga juara akademik dan nonakademik mendapat apresiasi khusus di hadapan seluruh tamu undangan.
Yang tak kalah membanggakan, seluruh peserta didik kelas IX berhasil lulus 100 persen.
Namun di balik kemeriahan acara, tersimpan cerita besar tentang perjalanan SMPN 9 yang terus melesat dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinan Qamaruddin, sekolah ini sukses bertransformasi menjadi salah satu sekolah paling inovatif di Kota Probolinggo.
Berbagai terobosan digital lahir dan berkembang hingga mengantarkan SMPN 9 meraih penghargaan bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri RI.
Tak hanya unggul di bidang teknologi, SMPN 9 juga dikenal sebagai “pabrik literasi”.
Dalam waktu relatif singkat, para guru dan siswa berhasil melahirkan lebih dari 1.000 karya tulis berupa cerpen, novel, biografi, buku motivasi hingga karya inspiratif lainnya.
Hebatnya lagi, pada acara purnawiyata kali ini sebanyak 522 buku karya siswa kelas IX dipamerkan dan menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi di sekolah tersebut bukan sekadar slogan.
Usai acara, Qamaruddin mengaku bangga dan bersyukur atas semua capaian yang telah diraih bersama.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Ini hasil kerja bareng seluruh keluarga besar SMPN 9, para guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua, dan anak-anak hebat yang selalu semangat berkarya,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih sekolah selama ini lahir dari kekompakan dan kolaborasi semua pihak.
“Kesuksesan SMPN 9 bukan hasil kerja satu orang. Ini hasil gotong royong dan dukungan luar biasa dari seluruh warga sekolah dan para wali murid,” pungkasnya.
Kini, para lulusan SMPN 9 resmi menatap babak baru kehidupan.
Dengan bekal ilmu, karakter, dan segudang pengalaman selama tiga tahun, mereka siap gaspol mengejar mimpi menuju masa depan yang lebih cerah. (*)
Pewarta: Joko






Comment