Foto: Pertemuan rutin kolaborasi DWP BKPSDM, Disperkim, BPBD dan Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo di ruang PRIC MPP Kabupaten Probolinggo.
Probolinggo , Globalnext.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Probolinggo, yakni Bakesbangpol, BKPSDM, Disperkim, dan BPBD, berkolaborasi menggelar pertemuan rutin gabungan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (22/5/2026).
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Sehat dan Berestetika: Menguatkan Inner Beauty untuk Mengabdi dan Berkarya bagi Keluarga serta Bangsa”, acara ini dipenuhi rangkaian kegiatan edukatif dan pelatihan kreatif yang diikuti antusias oleh seluruh anggota DWP dari keempat instansi tersebut.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan panitia penyelenggara gabungan. Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan seni menghias makanan atau garnish. Dalam sesi ini, peserta diajarkan teknik mengolah buah dan sayur agar tampilan hidangan menjadi lebih menarik, estetis, sekaligus memiliki nilai jual yang potensial.
Tidak hanya keterampilan teknis, acara juga menghadirkan sesi edukasi kesehatan melalui seminar perawatan kulit bersama Navagreen. Materi ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan kulit dan merawat diri dengan cara yang aman dan sehat, khususnya bagi perempuan. Suasana kegiatan semakin meriah dengan pembagian hadiah dan doorprize yang dinanti-nantikan para peserta.
Ketua DWP Bakesbangpol sekaligus Ketua DWP BKPSDM Kabupaten Probolinggo, Diana Hari Kriswanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kualitas diri perempuan ASN, baik dari sisi keterampilan maupun pembentukan karakter. Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong anggota menjadi perempuan yang sehat, kreatif, dan percaya diri.
“Pelatihan garnish kami pilih karena manfaatnya sangat praktis dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan membuka peluang ekonomi keluarga. Keterampilan ini menjadi bekal produktif, bisa digunakan untuk keperluan acara keluarga maupun kedinasan, dan jika dikembangkan lebih serius, memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan,” ujar Diana.

Foto: Kolaborasi DWP Bakesbangpol, DWP BKPSDM, DWP Disperkim dan DWP BPBD Kabupaten Probolinggo dalam pertemuan rutin dan pelatihan garnish.
Sementara itu, Ketua DWP Disperkim Kabupaten Probolinggo, Alvi Agus Budianto, menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut untuk mandiri, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Perempuan harus terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Melalui kreativitas dan keterampilan yang dimiliki, kita bisa menjadi pribadi yang lebih berdaya dan memberikan kontribusi nyata bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat,” tutur Alvi.
Hal senada juga disampaikan Ketua DWP BPBD Kabupaten Probolinggo, Maita Oemar Sjarief. Menurutnya, pertemuan ini menjadi ruang positif yang memicu semangat produktif di kalangan perempuan ASN.
“Kami berharap kegiatan ini memotivasi anggota DWP agar semakin aktif dan kreatif. Keterampilan yang didapat diharapkan bisa mendukung ketahanan keluarga serta meningkatkan rasa percaya diri setiap individu,” ungkap Maita.
Melalui kegiatan sinergi ini, DWP Kabupaten Probolinggo menargetkan para anggotanya semakin termotivasi menjadi perempuan yang sehat, mandiri, kreatif, dan berdaya. Harapannya, kualitas diri yang terbangun dapat diterjemahkan dalam kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara. (*)
Pewarta: Joko




Comment