Foto: Kusno Adi yang akrab dipanggil Conk Noji Kordinator kerja bakti sekaligus tokoh masyarakat Klakah, Minggu (26/7/2026).
Lumajang, Globalnext.id – Monumen Kapten Suwandak yang menjadi kebanggaan Masyarakat di Desa Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.
Minggu (26/7/2026)
Monumen ini dipandang sangat sakral bagi PKL setempat.
Tidak mengherankan bila di sekitar Monumen selalu di bersihkan.
Menjaga kebersihan ligkungan akan menumbuhkan rasa cinta kebersihan untuk menjaga tempat wisata agar tetap bersih dan terhindar dari tumpukan sampah di sekitaran tugu.
Awalnya Monumen Pahlawan Kapten Suwandak dikelola Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) kabupaten Lumajang terus berpindah tangan ke dinas pariwisata kemudian pindah tangan lagi ke dinas pendidikan dan kebudayaan dan akhirnya dikelola Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Klakah.
Kekompakan PKL Klakah Melaksanakan bersih bersih di Lingkungan Monumen Pahlawan Nasional Kapten Haris Suwandak.
Nampak terlihat PKL bahu membahu, bergotong royong membersihkan mulai dari memotong rumput yang sudah memanjang, mencabut rumput liar.

Agenda kegiatan percantik Monumen Kapten Suwandak yakni
Pengecatan pagar, pemasangan paving sepanjang 60 meter dan pergantian rilief
monumen dari warna tembaga menjadi warna emas dengan disainer berpengalaman
bapak Wahid dari Lumajang.
Kusno Adi yang akrab dipanggil Conk Noji Kordinator kerja bakti sekaligus tokoh masyarakat Klakah dikonfermasi wartawan Globalnext.id wilayah Lumajang mengatakan,
Alhamdulillah Pedagang Kaki Lima ( PKL ) tetap Istiqomah menjaga monumen Pahlawan Nasional Kapten Haris Suwandak
Dengan baik.
Hampir 10 tahun lebih perawatan Monumen Kapten Suwandak tanpa Kontribusi pemerintah kabupaten Lumajang.
Ketertiban, kebersihan dan keamanan Monumen dipasrahkan ke Pedagang Kaki Lima ( PKL ) dengan catatan pedagang yang mangkal berjualan di sepanjang monumen tidak diobrak abrik petugas.
kegiatan kerja bakti dilakukan untuk mempercantik Monumen Pahlawan Nasional Kapten Suwandak.
“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat akan lebih peduli tentang pentingnya gotong-royong dalam menjaga kebersihan. Terimakasih yang tak terhingga kepada para donatur yang menyisihkan rejekinya untuk merawat kebersihan Monumen Kapten Suwandak,”ucapnya.
Conk Noji berharap pemerintah kedepan setidaknya menganggarkan perawatan Monumen Pahlawan Nasional Kapten Suwandak.
Seluruh komponen masyarakat untuk peduli kebersihan tetap dijaga, di samping kegiatan tersebut merupakan hal positif yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa Persatuan dan Kesatuan antar masyarakat, sebagai bentuk rasa tanggungjawab.
Sebaik baiknya orang adalah menghargai jasa para pahlawan”pungkasnya. (*)
Pewarta: PA






Comment