Foto : Wali Kota dr. Aminuddin Secara Simbolis Menyerahkan Honorarium RT/RW yang di Wakili Oleh Ketua RW 03 Kelurahan Jrebeng Kidul, Saudara Abdurahman/Agus, Jumat (27/2/2026).
Kota Probolinggo , Globalnext.id – Ribuan ketua RT dan RW se-Kota Probolinggo berkumpul di GOR Mastrip Kedopok, Jumat (27/2), mengikuti kegiatan Penguatan Peran dan Kolaborasi Ketua RT dan Ketua RW dalam Mewujudkan Kota Probolinggo Bersolek. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Kota dr Evariani serta kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah.
Dalam momentum tersebut, wali kota dan wakilnya secara simbolis menyerahkan honorarium kepada 1.030 Ketua RT dan 200 Ketua RW sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di garda terdepan pelayanan masyarakat. “Yang menguasai wilayah di lingkup terkecil itu siapa? Yang kenal betul kondisi warganya,seperti ibu hamil, melahirkan, jumlah balita, warga yang meninggal, itu semua yang tahu ya Ketua RT-nya,” ujar Dokter Aminuddin membuka sambutannya, sore itu.
Sebelumnya, honor ketua RT-RW sebesar Rp 400 ribu per bulan. Kini, meningkat menjadi Rp 1 juta per bulan. Selain itu, pola pencairan yang sebelumnya dilakukan setiap triwulan kini dipercepat menjadi dua bulan sekali dengan nilai Rp 2 juta setiap pencairan. Kebijakan ini disambut sumringah para ketua RT – RW, sekaligus menjadi wujud nyata pemenuhan janji politik kepala daerah kepada masyarakat.
“Peningkatan honorarium ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi pemerintah atas dedikasi Bapak dan Ibu semua. Kami memahami bahwa tugas Ketua RT dan RW tidaklah ringan. Banyak pengabdian dijalankan dengan penuh keikhlasan, bahkan sering kali melampaui tugas formal yang diemban,” ujar wali kota.

Honorarium tersebut bukan sekadar nilai nominal, lanjut Dokter Amin, melainkan simbol penghormatan pemerintah terhadap pengabdian tulus kepada masyarakat. Pemerintah berharap penghargaan ini semakin memotivasi semangat pelayanan, memperkuat tanggung jawab sosial, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai penggerak pembangunan di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan itu, wali kota juga mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk menjadi agen perubahan, penggerak kebersihan dan ketertiban, penguat solidaritas masyarakat, serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang maju dan sejahtera.
“Saya yakin, apabila RT dan RW bergerak bersama, tidak ada program pemerintah yang tidak bisa berhasil. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kerja nyata bagi masyarakat Kota Probolinggo,” tuturnya.
Mengakhiri sambutan, Wali Kota Dokter Amin berharap setiap langkah pengabdian menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat tekad bersama untuk membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, harmonis, dan membanggakan.
Salah satu Ketua RT 04 Kelurahan Jati, Sumila (58) menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah tersebut. “Kami ini bekerja tulus untuk melayani masyarakat, dan alhamdulillah kita diperhatikan oleh pemerintah dengan peningkatan honor ini. Apalagi sekarang kita juga harus melek IT karena dituntut mendukung program Bersolek. Khususnya mengisi data melalui HP untuk perkembangan warga dalam segala hal, sehingga update dari tingkat RT,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa sinergi pemerintah dan masyarakat melalui peran RT dan RW adalah fondasi penting dalam mewujudkan wajah Kota Probolinggo yang bersolek, tertata, dan berdaya saing. (*)
Pewarta : Joko




Comment