Foto: Sekum PDM Kota Probolinggo Samsul Arifin. M.Pd. sedang menyematkan atribut peserta Fortasi klas 7 MTsM di halaman MTsM pada Senin (13/7/2026).
Probolinggo Kota, Globalnext.id – Semangat tahun ajaran baru terasa begitu kuat di MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo. Senin (13/7/2026), madrasah yang baru saja meluluskan angkatan pertamanya ini menggelar kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) yang diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman madrasah yang berlangsung tertib dan penuh semangat. Momen tersebut menjadi awal perjalanan bagi 30 siswa baru yang resmi bergabung sebagai keluarga besar MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo.

Foto: Sekum PDM Kota Probolinggo Samsul Arifin. M.Pd. bersama siswa baru MTsM
Jumlah 30 siswa baru menjadi capaian yang membanggakan bagi madrasah yang masih tergolong muda. Kepercayaan masyarakat terhadap MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo terus meningkat seiring dengan berbagai program unggulan dan prestasi yang berhasil diraih.
Mayoritas siswa baru berasal dari sekolah-sekolah Muhammadiyah, yakni MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, MI Muhammadiyah 2 Kota Probolinggo, dan SD Muhammadiyah Plus Kota Probolinggo. Hal ini menunjukkan bahwa para orang tua masih menaruh kepercayaan besar kepada Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pembinaan karakter Islami.
Di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman, terutama krisis karakter yang banyak terjadi pada generasi muda, para orang tua berharap pendidikan Muhammadiyah dapat menjadi tempat terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, kedisiplinan, dan semangat berprestasi.
Kepala MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, Ustadzah Nuril, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat kepada madrasah yang dipimpinnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kami dipercaya oleh 30 siswa baru beserta orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan di MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo. Kami meyakini bahwa setiap anak yang hadir hari ini membawa mimpi besar. Ada 30 mimpi besar yang sedang dititipkan kepada kami untuk dibimbing dan dikembangkan,” ujarnya.
Menurutnya, angka 30 bukan sekadar jumlah peserta didik baru. Di balik angka tersebut terdapat harapan, cita-cita, dan potensi yang kelak akan menjadi bagian dari kemajuan madrasah, keluarga, dan masyarakat.
Karena itu, tema “30 Mimpi Besar Dimulai dari Sini” dipilih sebagai semangat penyambutan peserta didik baru tahun ini. Tema tersebut menggambarkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi terbaiknya.
Menariknya, awal tahun ajaran baru ini juga dibuka dengan sederet prestasi membanggakan yang diraih para siswa MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo.
Pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), tiga siswa berhasil lolos ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Satu siswa lolos pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sedangkan dua siswa lainnya berhasil melaju pada bidang Matematika.
Tidak hanya itu, prestasi juga datang dari ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu). Sebanyak 10 siswa berhasil lolos ke tingkat provinsi pada berbagai cabang lomba. Mereka terdiri atas dua peserta cabang kaligrafi, dua peserta cabang muadzin, satu peserta cabang Tahfizhul Quran, satu tim Syahril Quran, dan dua peserta cabang Imam Shalat.
Deretan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga serius dalam mengembangkan potensi keagamaan peserta didik.
Dalam kegiatan Fortasi tersebut hadir pula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo, Samsul Arifin M.Pd. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Persyarikatan Muhammadiyah terhadap perkembangan amal usaha pendidikan yang terus tumbuh dan berkembang di Kota Probolinggo.
Pada kesempatan itu, Samsul Arifin secara simbolis menyematkan kartu tanda peserta Fortasi kepada siswa baru. Penyematan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo.
Dalam arahannya, ia mengajak seluruh siswa baru untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga akhlak, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Fortasi bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, Fortasi menjadi sarana pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai Muhammadiyah sejak hari pertama peserta didik memasuki madrasah.
Melalui berbagai program unggulan seperti pembiasaan ibadah berjamaah, tahfiz Al-Quran, penguatan literasi, pembelajaran berbasis teknologi, serta pengembangan bakat dan minat, MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo berkomitmen mencetak generasi Islami yang unggul, berdaya saing, dan peduli lingkungan.
Tiga puluh siswa baru yang hadir hari ini adalah tiga puluh harapan baru. Mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan yang kelak akan membawa perubahan positif bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Dari madrasah yang terus bertumbuh ini, perjalanan panjang itu dimulai. Sebab setiap prestasi besar selalu berawal dari langkah pertama, dan bagi 30 siswa baru MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, langkah itu dimulai hari ini.(*)
Pewarta: Joko.






Comment