Foto : Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (BDJ), Kolonel Inf. Kohir, serta Jajaran Forkomimda Kota dan Kab. Probolinggo, saat Acara “silaturahmi”
bertempat di Makodim 0820 Probolinggo pada Minggu (22/2/2026)
Probolinggo, globalnext.id – Acara silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dengan Forkopimda Kota dan Kabupaten Probolinggo yang dihadiriWali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (BDJ), Kolonel Inf. Kohir, bertempat di Makodim 0820 Probolinggo pada Minggu (22/2/2026), itu terasa lebih dari sekadar agenda silaturahmi biasa. Pertemuan itu berubah menjadi ajang pamitan penuh apresiasi.Kehadiran Danrem tersebut memiliki arti khusus karena bertepatan dengan promosi jabatan Kolonel Kohir sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya Surabaya. Selaligus Kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal. Hal itu merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kinerjanya selama memimpin Korem 083/BDJ. Tanggung jawab yang diemban pun semakin besar, dengan cakupan wilayah dan tantangan yang lebih luas. Kehadiran wali kota pada acara tersebut menegaskan eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan jajaran TNI. Selama ini, sinergi TNI dan Forkopimda menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan khidmat, mencerminkan komunikasi yang telah terbangun dengan baik. Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai promosi itu tak lepas dari kerja keras serta kolaborasi yang terjalin baik antara TNI dan pemerintah daerah. “Ya, tentu kita mengucapkan selamat. Ini promosi Pak Danrem ke Danrem Surabaya yang levelnya satu tingkat diatas Danrem Malang. Jadi, pada posisi sudah Pati, sebagai Brigjen baru, kita ucapkan selamat atas pencapaian-pencapaian yang beliau raih selama ini sehingga mendapat promosi,” terangnya. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan kepemimpinan.Wali kota juga berharap hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga, meski terjadi pergantian jabatan. Mengingat sama-sama berada di wilayah Jawa Timur, komunikasi lintas daerah dinilai tetap relevan dalam menghadapi dinamika pembangunan dan keamanan regional. “Komunikasi kita ke depan harus terus terjaga. Kemudian, ya masih di wilayah Jawa Timur, tentu apa yang sudah beliau sampaikan atau capai ini bisa kita pertahankan bersama,” ujar wali kota. Rotasi jabatan di tubuh TNI merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk menjaga profesionalisme dan efektivitas. Pergantian kepemimpinan bukan akhir dari sinergi, melainkan kelanjutan pengabdian dalam ruang yang berbeda. Usai pertemuan dengan Forkopimda, agenda dilanjutkan dengan pengarahan internal kepada prajurit dan pegawai Kodim 0820 Probolinggo sebagai bentuk konsolidasi dan penguatan soliditas satuan. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan pengabdian seorang perwira yang kini melangkah ke tanggung jawab lebih tinggi. Pemerintah Kota Probolinggo pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan TNI dan Forkopimda demi menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan(*) Pewarta : Joko




Comment