SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Religi
Home » Berita » “Malam Nisfu Sya’ban 2026: Malam Pengampunan, Momentum Persiapan Menuju Ramadhan”

“Malam Nisfu Sya’ban 2026: Malam Pengampunan, Momentum Persiapan Menuju Ramadhan”

Yogyakarta, Globalnextid – Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya malam tanggal 15 Hijriah. Kata Nisfu sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “pertengahan”.

Malam ini dikenal sebagai Lailatul Maghfirah atau malam penuh ampunan, karena diyakini sebagai waktu di mana Allah SWT melimpahkan rahmat dan pengampunan-Nya kepada hamba-hamba-Nya sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Berdasarkan keterangan para ulama dan sejumlah hadits, Malam Nisfu Sya’ban memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:

  1. Malam Pengampunan
    Allah SWT mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali orang yang menyekutukan-Nya (musyrik) dan mereka yang saling bermusuhan.
  2. Penuh Berkah
    Menjadi waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa, memohon kelapangan rezeki, kesehatan, serta keteguhan iman.
  3. Momen Refleksi Diri
    Umat Islam dianjurkan untuk mengevaluasi amal ibadah sebagai persiapan menyambut bulan Ramadhan.

Amalan yang Dianjurkan

Meski tidak terdapat tata cara ibadah yang bersifat wajib dan baku, umat Muslim biasanya menghidupkan malam ini dengan beberapa amalan berikut:

  • Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali, disertai niat memohon panjang umur dalam ketaatan, dijauhkan dari musibah, dan diteguhkan iman.
  • Memperbanyak doa dan dzikir, khususnya istighfar dan shalawat.
  • Melaksanakan shalat sunnah, seperti shalat sunnah mutlak, shalat hajat, atau tahajud.
  • Berpuasa sunnah pada siang hari tanggal 15 Sya’ban.

Waktu Pelaksanaan Tahun 2026

Berdasarkan kalender Hijriah, Malam Nisfu Sya’ban tahun 2026 jatuh pada:

Sabet Penghargaan Pemkot Probolinggo pada Harkopnas Ke-79, KPRI Subur Jaya Buktikan Pengelolaan Transparan dan Disiplin

Senin malam, 2 Februari 2026, dimulai setelah waktu Maghrib.


Bacaan Niat Puasa Nisfu Sya’ban

Berikut niat puasa sunnah Nisfu Sya’ban yang dibaca pada malam hari atau sebelum fajar:

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ نِصْفِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati nisfi Sya’bāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Nisfu Sya’ban esok hari karena Allah Ta‘ala.”

Gelorakan Semangat Literasi: Gandeng PGRI Bromo Pro Litera Diserbu Pelajar di Stand Festival-EKRAF GOR  A. Yani


Doa Setelah Membaca Surat Yasin

Doa ini biasanya dibaca setelah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali pada Malam Nisfu Sya’ban:

Arab:
اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، ظَهْرَ اللَّاجِئِينَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَأَمَانَ الْخَائِفِينَ.
اَللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنَا فِي أُمِّ الْكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُومِينَ أَوْ مَطْرُودِينَ أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيْنَا فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتَنَا وَحِرْمَانَنَا وَطَرْدَنَا وَتَقْتِيرَ رِزْقِنَا، وَاثْبِتْنَا فِي أُمِّ الْكِتَابِ سُعَدَاءَ مَرْزُوقِينَ مُوَفَّقِينَ لِلْخَيْرَاتِ.
فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ:
يَمْحُوا اللّٰهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ.
اَللّٰهُمَّ بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ، وَيُبْرَمُ فِيهَا مَا يُشَاءُ مِنَ الْقَضَاءِ الْمُبْرَمِ، أَنْ تَكْشِفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ وَالْبَلْوَى مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ، وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ.
وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya (ringkas):
“Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di Lauhul Mahfuzh sebagai orang yang celaka, terhalang rezekinya, atau dijauhkan dari rahmat-Mu, maka hapuskanlah semuanya dan tetapkanlah kami sebagai orang yang bahagia, diberi rezeki, dan diberi taufik untuk melakukan kebaikan. Jauhkanlah kami dari segala bala dan musibah yang Engkau ketahui, baik yang kami ketahui maupun tidak kami ketahui.”


Malam Nisfu Sya’ban menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, dan mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan suci Ramadhan.

Pewarta: Arrash

Gelombang Panas di Spanyol Tewaskan lebih 1000 orang: Indonesia siapkan  Satgas Antisipasi Cuaca Ekstrim

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement