Foto : Ketua Club Catur Kuda Putih Lumajang Joe Effendi dan Pelatih Ali, Mendampingi Pemain Catur dari Lumajang
Surabaya, Globalnext.id – Gemuruh arena catur kembali hidup di BG Junction Mall Surabaya, Minggu 26/4/2026,Pagi.
Tujuh pecatur muda dari Klub Catur Kuda Putih Lumajang turun gelanggang dalam Kejuaraan Catur Junior yang digelar komunitas King Knight, didukung penuh sponsor utama Garam Cap Kapal.
Ajang ini jadi panggung penting bagi anak dan remaja untuk mengasah taktik, menguji mental, sekaligus membangun jejaring dengan pecatur se-Jawa Timur. Pertandingan menggunakan Sistem Swiss 6 babak, dimulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB di area atrium mall.
Dari tujuh atlet yang dikirim, enam di antaranya merupakan santri MI Nuris Kota Lumajang, ditambah satu wakil dari MI Denok. Mereka adalah: Anindia Akrimna Ailova, Abbad Najib Almunna, Abdulah Abqory Agham, Dzakira Lhitania, Raisha, Dhion Dwi Pradita, dan Nafisah Azizah.
Fokus Latih Mental, Bukan Buru Juara:
Ketua Klub Catur Kuda Putih Joe Effendi menegaskan, target utama bukan podium. Keikutsertaan kali ini murni untuk pembinaan mental bertanding di level elite.
“Kami tidak pasang target muluk-muluk. Beberapa anak bahkan baru gabung latihan di klub. Yang sudah punya jam terbang baru Anin dan Abbad. Sisanya pendatang baru semua,” ujarnya.

Foto: Para Peserta dari Lumajang dan dari berbagai Daerah Dalam Kejuaraan Catur Junior yang digelar komunitas King Knight.
Ia menambahkan, suasana mall yang nyaman justru jadi keuntungan. “Main di BG Junction itu enak. Anak-anak bisa lebih enjoy dan tenang. Jadi tujuan kami ke Surabaya ini ya latihan sekaligus refreshing. Biar mereka nggak kaget kalau nanti main di event lebih besar,” tambahnya.
Dengan komposisi tim yang mayoritas pemula, Kuda Putih berharap turnamen ini menjadi fondasi penting untuk membentuk karakter juara para pecatur muda Lumajang di masa depan. (*)
Pewarta: Bang Joe




Comment