Probolinggo , Globalnext.id – Sebanyak 239 siswa/siswi tingkat SMA/MA/SMK di Kabupaten Probolinggo mengikuti ujian seleksi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo tahun 2026, Senin (6/4/2026).
Seleksi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo ini berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo dan menjadi tahapan awal dalam proses panjang pembentukan Paskibraka tingkat Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur dan dihadiri Kepala Bakesbangpol Hari Kriswanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hary Tjahjono, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hermanto serta Kabag Umum Yuwanita Darman.
Dalam arahannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mengatakan seleksi ini tidak hanya menguji kemampuan intelektual, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Hari ini adalah perjuangan awal bagi adik-adik. Ini bukan hanya soal baris-berbaris, tapi bagaimana menanamkan disiplin, tanggung jawab dan mental yang kuat,” ujarnya.
Ghafur nasional menjelaskan, peserta yang lolos di tingkat kabupaten melanjutkan ke seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur hingga. “Saya minta kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh,” lanjutnya.

Foto : Kepala Bakesbangpol kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto memberikan motivasi bagi ratusan peserta ujian seleksi PIP dan TIU calon paskibraka, Senin (6/4/2026)
Menurutnya, proses pelatihan Paskibraka juga akan melibatkan latihan lapangan bersama unsur TNI dan Polri guna membentuk ketangguhan fisik dan mental.
“Adik-adik akan digembleng di luar ruangan dan dibor oleh TNI-Polri. Maka dari itu, kesiapan mental menjadi hal utama,” jelasnya.
Ghafur juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama proses seleksi yang berlangsung sekitar lima bulan, mulai April hingga Agustus 2026. Dari total peserta, nantinya akan dipilih 76 siswa terbaik untuk menjadi calon Paskibraka Kabupaten Probolinggo tahun 2026. Meski demikian, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik daerah.
“Yang belum lolos bukan berarti tidak berbakat. Tetap semangat karena masih banyak kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto menyampaikan proses seleksi diawali dengan sosialisasi rekrutmen di tiga wilayah, yakni barat di SMKN Sumberasih, tengah di Café Dam 8 Maron dan timur di SMAN 1 Kraksaan.
Pendaftaran dilakukan secara berani pada tanggal 2 hingga 15 Maret 2026 dengan jumlah pendaftaran mencapai 352 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 peserta dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti tes PIP dan TIU.
“Peserta yang lolos tahap ini akan melanjutkan seleksi tes kesehatan, kesamaptaan, parade, PBB dan wawancara dengan sistem gugur untuk menjaring 76 calon Paskibraka,” terangnya.
Ia menambahkan seluruh proses seleksi hingga pelatihan tanpa dipungut biaya. Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga menyiapkan seluruh kebutuhan peserta, mulai dari seragam, atribut hingga perlengkapan latihan.
“Nantinya satu pasang terbaik akan mewakili Kabupaten Probolinggo ke tingkat Provinsi Jawa Timur dan berpeluang lebih lanjut ke tingkat nasional,” tutupnya. (*)
Pewarta : Joko




Comment