Foto : Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti, Walikota dr.Aminuddin dan Rektor IAD probolinggo Dr. Benny Prasetiya,
saat peresmian Masjid Al Qasem dan Ruang kuliah IAD Probolinggo.
Kota Probolinggo, globalnext.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyatakan dukungannya terhadap rencana Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo untuk bertransformasi menjadi universitas. Dukungan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kampus IAD, Sabtu (17/1/2026).
Kehadiran Mendikdasmen sekaligus menandai peresmian Masjid Al Qasem dan Gedung Kuliah Bersama yang menjadi bagian dari penguatan sarana akademik dan religius kampus. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi kontribusi Salsabila Grup melalui Dr. Osama Muhammad Garebah atas dukungan pembangunan masjid yang dinilai memperkuat atmosfer spiritual di lingkungan perguruan tinggi.
“Masjid Al Qasem IAD ini merupakan sumbangan dari Salsabila Grup, yang peresmiannya dihadiri langsung oleh Dr. Osama Muhammad Garebah. Dan ini merupakan bagian dari hubungan yang sangat penting dalam rangka membangun lingkungan perguruan tinggi yang religius,” Tutur Abdul Mu’ti.
Menurutnya, perguruan tinggi ideal tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan intelektual, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa. Ia menilai sinergi antara dunia pendidikan dan mitra strategis menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem kampus yang berkelanjutan.
Abdul Mu’ti juga menyoroti komitmen Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan tinggi, termasuk melalui IAD Probolinggo yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan sejak berdiri. Dukungan pemerintah daerah dan pengalaman Badan Pembina Harian
(BPH)-nya Prof. Thohir Luth, Wakil Ketua PWM Jatim disebut sebagai modal penting dalam mewujudkan transformasi kelembagaan tersebut.
“Pak Thohir Luth punya pengalaman banyak di Universitas Brawijaya Malang. Sehingga saya yakin, niat kita bersama untuk mengembangkan IAD menjadi universitas akan terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Mendikdasmen.
Ia menegaskan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendukung penuh upaya pengembangan IAD menjadi universitas. Kontribusi institusi ini diharapkan semakin memperkuat peran Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
“Muhammadiyah berkontribusi dalam membangun SDM yang unggul, sebagai modal sosial dan modal intelektual, bahkan juga modal moral dan spiritual. Modal moral bagi Indonesia menjadi negara yang maju, unggul, hebat dan bermartabat,” pungkasnya(*).
Pewarta : Joko




Comment