SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanian
Home » Berita » Demplot Bawang Merah Tingkatkan Produktivitas Petani di Tengah Cuaca Ekstrem

Demplot Bawang Merah Tingkatkan Produktivitas Petani di Tengah Cuaca Ekstrem

Probolinggo , Globalnext.id – Upaya peningkatan produktivitas pertanian di tengah cuaca ekstrem terus dilakukan melalui demplot bawang merah di lahan Poktan Makmur III Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan. Program yang diprakarsai Pupuk Indonesia bersama Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen petani secara signifikan.

Demplot seluas 0,2 hektar tersebut menggunakan varietas bawang merah Biru Batu (Ronggojalu) dengan masa tanam selama 53 hari mulai Februari hingga April 2026. Hasilnya, produktivitas meningkat dari sebelumnya 1 ton menjadi 1,3 ton atau naik sekitar 30 persen.

Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Faiq El Himmah mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan pemupukan berimbang serta pendampingan intensif kepada petani.

“Demplot ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang tepat, khususnya penggunaan pupuk berimbang. Hasilnya terbukti mampu meningkatkan produktivitas hingga 30 persen meskipun di tengah kondisi cuaca ekstrem,” katanya.

Polisi Sterilisasi 3 Gereja di Probolinggo Kota Jelang Paskah, Libatkan Unit K9

Menurut Faiq, pendekatan demplot tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga peningkatan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani secara berkelanjutan.

“Melalui demplot ini, petani tidak hanya bekerja di lahan, tetapi juga belajar dan memahami teknik budidaya yang benar. Ini penting agar ke depan mereka bisa mandiri dan tetap produktif dalam berbagai kondisi,” tambahnya.

Oplus_131072

Demplot bawang merah di lahan Poktan Makmur III Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan mampu meningkatkan produktivitas di tengah cuaca ekstrem, Kamis (2/4/2026)

Sementara Penelaah Teknis Kebijakan Diperta Kabupaten Probolinggo Dadik Eko S menegaskan program ini menjadi salah satu strategi adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim.

“Kami melihat demplot ini sebagai model adaptasi pertanian di tengah perubahan iklim. Dengan penggunaan varietas unggul dan pemupukan yang tepat, produktivitas tetap bisa ditingkatkan secara signifikan,” ungkapnya.

Waspada Hoaks: Modus Percobaan Penipuan Mengatasnamakan Wali Kota Probolinggo

Dadik berharap keberhasilan demplot ini dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Probolinggo sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya.

“Harapan kami, model ini bisa dikembangkan di wilayah lain agar produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan mereka juga ikut terdongkrak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Joko

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement