Palembang, globalnext.id – Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Kota Palembang di Ruang Audiensi Sekda, Senin (19/1/2026). Pertemuan tersebut menyoroti pandangan publik terhadap rencana pembangunan kantor pemerintahan terpadu yang digagas Wali Kota Palembang.
Dalam audiensi itu, perwakilan aliansi menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut karena dinilai berpotensi meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Ketua Organizing Committee (OC) aliansi, Reza, menilai konsep kantor terpadu mampu menyederhanakan layanan administrasi, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta mendorong efisiensi belanja daerah.
“Dengan kantor terpadu, masyarakat tidak lagi dibuat rumit saat mengurus berbagai keperluan administrasi. Semua layanan berada dalam satu kawasan,” ujar Reza.
Aliansi mahasiswa dan pemuda juga menyampaikan rencana penyelenggaraan diskusi publik sebagai wadah sosialisasi dan pertukaran gagasan. Forum tersebut dirancang melibatkan unsur pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, akademisi, serta elemen masyarakat sipil.
Menanggapi hal itu, Sekda Aprizal Hasyim mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa dan pemuda dalam proses pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang membuka ruang dialog dan masukan, mengingat rencana pembangunan kantor pemerintahan terpadu masih berada pada tahap perencanaan awal.
“Kami sangat mendukung adanya diskusi publik. Ini menjadi ruang penting untuk membedah konsep, menyerap aspirasi, dan menyempurnakan perencanaan agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ucap Sekda.
Aprizal menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Palembang.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan visi pembangunan kota,” kata Aprizal.(*)
Pewarta : Arphan




Comment