Foto : Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) Memperingati Hari Pers Nasional 2026 di Pendopo Suhanto, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Sabtu (14/2/2026).
Lumajang , Globalnext.id – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Lumajang dimaknai sebagai penguatan komitmen bersama untuk membangun ekosistem informasi yang berkualitas, berimbang, dan berorientasi pada kemajuan daerah. Hal tersebut mengemuka dalam rangkaian Tasyakuran HPN 2026 yang digelar Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) di Pendopo Suhanto, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Sabtu (14/2/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa kualitas pembangunan daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi publik. Informasi yang akurat, berbasis data, serta disajikan secara berimbang menjadi landasan penting dalam membangun pemahaman bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, ekosistem informasi yang sehat tidak hanya berfungsi menyampaikan program pembangunan, tetapi juga membentuk ruang dialog yang produktif. Melalui komunikasi yang terbuka, masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan, target pembangunan, serta indikator capaian yang ingin diwujudkan. Hal tersebut mendorong partisipasi yang lebih terarah dan memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Pembangunan yang inklusif membutuhkan dukungan informasi yang jelas dan mudah diakses. Ketika masyarakat memahami substansi kebijakan dan tujuan pembangunan, maka dukungan dan partisipasi akan tumbuh secara alami,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan insan pers memiliki peran strategis dalam memperluas literasi publik. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu menyederhanakan isu-isu teknis agar mudah dipahami, sekaligus menghadirkan perspektif yang konstruktif terhadap dinamika pembangunan.
Dalam konteks percepatan pembangunan, arus informasi yang tertata dengan baik membantu mengurangi kesenjangan informasi, mempercepat penyebarluasan program prioritas, serta memastikan kebijakan tepat sasaran. Dengan dukungan pemberitaan yang profesional dan berbasis fakta, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh mengenai perkembangan daerah.
Momentum HPN 2026 menjadi refleksi bersama bahwa kemajuan Lumajang memerlukan kolaborasi yang kuat dalam membangun tata kelola komunikasi publik yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ekosistem informasi yang berkualitas diyakini akan memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing daerah di masa mendatang.
Melalui komitmen tersebut, Pemkab Lumajang menempatkan sinergi dengan insan pers sebagai bagian integral dari strategi pembangunan, guna memastikan setiap langkah kebijakan tersampaikan dengan jelas dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Pewarta : Sudar




Comment